Setiap kali mau kemana-mana di Jakarta, pasti banyak orang yang mikir, “Gw mau ke tempat X nih… pakai si aplikasi hijau aja gak sih?”. Tetapi Jakarta kan termasuk salah satu kota di dunia dengan sistem transportasi umum yang ekstensif, yakni dikenal dengan istilah JakLingko.
Contohnya deh, kalau kalian mau ke Central Park dan Taman Anggrek, mungkin boleh dipertimbangkan terlebih dahulu Rute JAK 53 yang melewati kedua lokasi tersebut. Mau tahu lebih lanjut? Yok, simak lebih lanjut blog JakRute kali ini!
Apa itu Rute JAK 53?
Rute JAK 53 adalah satu jalur MikroTrans di Jakarta Barat yang memulai perjalanannya dari Grogol ke Pos Pengumben dan sebaliknya. Bagi yang belum mengenali, MikroTrans itu merupakan transportasi umum di Jakarta dalam bentuk angkot, namun lebih pentingnya, GRATIS.
Gratis? Kok bisa? Gak usah ditanya, sudah gratis terima saja. Cara naiknya itu gampang aja kok, kalian bisa cari tahu lebih lanjut di blog kita yang membahas tentang itu. Yang penting, siapkan saja kartu Flazz kalian atau setaranya.
Rute JAK 53 Bisa Kemana Saja?
Sebelumnya gw sempat ngomong kalau kalian dapat menggunakan JAK 53 untuk bepergian ke Central Park dan Taman Anggrek. Namun, ada juga lokasi-lokasi lain yang dapat kalian kunjungi juga. Bukan hanya mal, ada juga beberapa lokasi yang harus kalian ketahui:
1. Pasar Slipi
Lah, kok pasar mas? Eh, jangan fokus ke tempat wisata modern saja. Pasar Slipi itu, sesuai dengan namanya, adalah sebuah pasar yang terletak di daerah Slipi. Kalau mau berhenti di sini, turun di halte “Seberang Pasar Slipi” atau “Pasar Slipi”.
Ukurannya jujur biasa biasa saja untuk pasar. Tetapi… Kalau kalian datang ke sini pas pagi-pagi jam 7-8 atau jam 5-6, mulut kalian pasti akan menggiur karena makanan-makanan jalanan di sini sumpah enak banget, gw sering beli bubur setiap kali pergi kerja.
Pergi kerja? Oh iya, hal lain yang menjadi Pasar Slipi sebuah pemberhentian penting di Rute JAK 53 adalah lokasinya yang strategis dan berdekatan dengan halte bus TransJakarta Slipi Kemanggisan. Halte itu men-service rute 9, 9A, 9E, 3F, 10H, dan S61 ke Alam Sutera, jadi biasanya lumayan ramai.
2. Plaza Slipi
Selain halte bus, Pasar Slipi juga dekat dengan salah satu mal paling legendaris di Jakarta, yaitu Plaza Slipi. Ukurannya kecil-kecil saja, tidak sebesar mal lain yang ada di rute ini, namun fasilitas dan tokonya lumayan lengkap: Kopi Kenangan, Mixue, J.CO, dan sebagainya.
Kalau kalian berkunjung ke sini, kalian boleh berhenti di halte “Slipi Jaya”. Cuman, hal itu hanya berlaku jika kalian itu datangnya dari arah Grogol ke Pos Pengumben ya. Bila kalian itu datangnya dari arah Pos Pengumben, kalian harus turun di halte bus “Pasar Slipi”, lalu jalan sekitar 4-5 menit ke Slipi Jaya.
Baca Juga: Tentang JakRute.
3. Binus University
JAK 53 juga melewati salah satu universitas swasta ternama di Indonesia, Universitas Bina Nusantara atau singkatnya Binus. Lebih kerennya lagi, rute ini dapat membawa penumpangnya ke semua cabang kampusnya… Sort of.
Kalau kalian itu anak Sunib dan tinggal di Jakarta Barat, kalian dapat turun di “Binus University” atau “Icon Residence” untuk kampus Anggrek, dan bus stop “Binus Syahdan 2” atau “Seberang Binus Syahdan” untuk cabang Syahdan.
Nah, kalau untuk kampusnya yang lain, Kijang, kalian harus berkompromi dan hanya berhenti di bus stop “Kompleks MIgas IV Kemanggisan” atau “Klinik Dahlia”. lalu jalan beberapa menit ke kampus. Yah, masih mending lah daripada jalan kaki dari rumah kan?
4. Taman Anggrek, Central Park, dan Neo SOHO
Taman Anggrek juga merupakan salah satu mal paling legendaris di Indonesia karena sering banjir sini. Oh, selain itu mal ini juga termasuk salah satu mal paling besar di Jakarta dan Tanah Air.
Karena ukurannya, terdapat beberapa fasilitas yang jarang ditemukan di mal-mal lain. Yang pertama itu ice skating rink, mungkin cocok bagi kalian… Kalau gw jangan deh. Mal berikut juga merupakan salah satu dari beberapa mal Indonesia yang mempunyai IKEA.
Kalau Central Park itu ukurannya lebih kecil, tetapi kesannya lebih modern dan fasilitasnya lumayan lengkap juga. Ada juga Mal Neo Soho yang terhubung secara langsung dengan CP melalui skybridge dan basement, cuman mal ini jujur lebih kecil dan fasilitasnya gak selengkap kedua lain.
Untuk mengunjungi ketiga tempat ini, kalian dapat turun di halte bus “Taman Anggrek”.
5. Mal Ciputra dan Universitas Tarumanegara
Lagi-lagi mal… lewat banyak kali mal rute JAK 53 ini. Yah, mal Ciputra itu dari kesan pertama sebenarnya tidak beda jauh dengan mal pada umumnya. Namun, mal ini terkenal karena kalian dapat naik dari lantai 1 ke lantai paling tinggi hanya dengan jalan kaki… Jangan cemas, ada lift juga kok.
Well anyway, untuk pergi ke mal ini, kalian dapat berhenti di halte bus “Universitas Tarumanegara 2”. Pas sudah turun di sana, kalian tinggal jalan kaki saja beberapa menit untuk sampai ke sana. Sesuai dengan namanya, halte bus ini juga berdekatan dengan Universitas Tarumanegara.
6. Universitas Trisakti
Dan untuk notable places lain di JAK 53, terdapat Universitas Trisakti. Siapa lagi yang tidak kenal dengan nama universitas ini yang menjadi asal-usul banyak jumlah tokoh penting dalam sejarah Indonesia.
Kalau kalian merupakan murid di sini, kalian dapat menggunakan rute ini hingga ke bus stop terakhir, yaitu “Terminal Grogol”. Toh, Trisakti di seberang jalan saja.
Nah, itulah daftar tempat-tempat penting di rute MikroTrans 53. Tetapi, karena rutenya melewati banyak sekali lokasi ternama, tingkat kemacetannya seharusnya tinggi dong? Jawabannya ya… Tergantung.
Tingkat Kemacetan Rute JAK 53
Sebenarnya, JAk 53 itu merupakan sebuah rute yang sebagian besar jarang banget macetnya, dan bila ada, macetnya itu pun tidak terlalu parah. Kata kuncinya adalah “sebagian besar” ya, karena ada beberapa poin dalam jalur itu yang dapat mengalami kemacetan:
- Jalur Sepanjang Taman Anggrek: Bagian ini SELALU mengalami kemacetan selama masa berangkat dan pulang jam kerja. Biasanya kalau pergi macetnya bisa berjam-jam, tetapi kalau pulang sekitar 20 menit. Jadi, kalau kalian ingin berangkat kerja ke Podomoro City atau Grogol, sebaiknya kalian berhenti di Pasar Slipi saja dan naik TransJakarta 9, 9A, 9E, atau 3F sampai dengan halte TransJakarta Tanjung Duren.
- Jl. Anggrek Rosliana VII hingga Jl. Kyai H. Taisir: Iya, sepanjang itu kemungkinan macetnya. Namun, tenang saja karena kemacetan di sini tidak terjamin. Tetapi sekali macet… Wih, sampai 2 jam lebih macetnya kemarin.
Berikut adalah gambar sebagai visualisasi:

Comments are closed